Posts

Showing posts from August, 2018

Earnings Per Share (Eps) : Definisi Dan Faktor Penyebab Kenaikan Dan Penurunan Keuntungan Per Saham

Definisi Earnings Per Share (EPS) : Earnings Per Share (EPS) merupakan alat analisis tingkat profitibilitas perusahaan yang memakai konsep keuntungan konvensional. EPS ialah salah satu dari dua alat ukur yang sering digunakan untuk mengpenilaian saham biasa disamping PER (Price Earning Ratio) dalam bulat keuangan (Fabozzi, 1999: 359). Menurut Dictionary of Accounting (Abdultah, 1994:77)laba membersihkan per saham adalah Pendapatan membersihkan perusahaan selama setahun dibagi dengan jumlah rata-rata lembar saham yang beredar, dengan pendapatan membersihkan tersebut dikurangi dengan saham preferen yang diperhitungkan untuk tahun tersebut. Menurut Baridwan (1992:333), keuntungan membersihkan per saham adalah Jumlah pendapatan yang diperoleh dalam satu periode untuk tiap lembar saham yang beredar, dan akan digunakan oleh pimpinan perusahaan untuk memilih besarnya dividen yang akan dibagikan. EPS atau keuntungan per lembar saham ialah tingkat keuntungan membersihkan untuk tiap lembar...

Efektifitas Kerja : Definisi, Faktor Yang Menghipnotis Dan Alat Ukur Efektifitas Kerja

Pengertian Efektifitas Kerja : Efektivitas kerja terdiri dari dua kata yaitu akibattivitas dan kerja. Menurut Richard M. Steers (1980 : 1) , akibattivitas yang berasal dari kata akibattif, yaitu suatu pekerjaan dikatakan akibattif kalau suatu pekerjaan sanggup menghasilkan satu unit keluaran (output). Suatu pekerjaan dikatakan akibattif kalau suatu pekerjaan sanggup diselesaikan sempurna pada waktunya sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. E fektivitas berdasarkan Bedjo Siswanto (1990:62) berarti menjalankan pekerjaan yang benar. Menurut Sutarto (1978:95) Efektivitas kerja adalah suatu keadaan dimana aktifitas jasmaniah dan rohaniah yang dilakukan oleh insan sanggup mencapai hasil akhir sesuai yang dikehendaki Efektivitas kerja merupakan suatu ukuran perihal pencapaian suatu kiprah atau tujuan (Schermerhorn, 1998:5) Menurut Handoko (1997:7), Efektivitas merupakan kemampuan untuk menentukan tujuan yang sempurna atau peralatan yang sempurna untuk pencapaian tujuan yang ditetapk...

Penganggaran : Definisi, Fungsi, Manfaat Dan Tipe, Anggaran

Pengertian Anggaran : Glenn A Welsch mendefenisikan anggaran sebagai diberikut: "Profit planning and control may be broadly as de fined as sistematic and formalized approach for accomplishing the planning, coordinating and control responsibility of management". Dari pengertian di atas, anggaran dikaitkan dengan manajemen puncak. 4. Anggaran menyediakan gosip perihal hasil kegiatan yang sebenarnya dibandingkan dengan baku yang telah ditetapkan. 5. Anggaran sebagai alat pengendalian yang mengarah administrasi untuk memilih bab organisasi yang berpengaruh dan lemah, hal ini akan sanggup mengarahkan administrasi untuk memilih tindakan koreksi yang harus diambil. 6. Anggaran mensugesti dan memotivasi manajer dan karyawan untuk bekerja dengan konsisten, akibattif dan efisien dalam kondisi kesesuaian tujuan antara tujuan perusahaan dengan tujuan karyawan. Tipe Anggaran : 1. Ceiling Budget Tipe anggaran yang digunakan untuk tujuan-tujuan pengawasan dinamakan Ceiling Budget. A...

Konsep Bauran Pemasaran [Marketing Mix] : Definisi Dan Evolusi Faktor Bauran Pemasaran [ Marketing Mix]

Pengertian Bauran Pemasaran [Marketing Mix] : “Marketing mix is the set of marketing tools that the firm uses to pursue its marketing objectives in the market.”(Marketing Management,1997) yang kurang ludang kecepeh mempunyai arti bauran pemasaran yaitu kumpulan dari variabel-variabel pemasaran yang sanggup dikendalikan yang dipakai oleh suatu tubuh perjuangan untuk mencapai tujuan pemasaran dalam pasar sasaran. Menurut Kotler (1997:92) , Marketing mix is the set of marketing tools that the firm uses to pursue its marketing objectives in the sebuah incaran market. yang kurang ludang kecepeh mempunyai arti bahwa bauran pemasaran yaitu sejumlah alat-alat pemasaran yang dipakai perusahaan untuk menyakinkan obyek pemasaran atau sebuah incaran pasar yang dituju. Menurut Stanton (1978) Bauran pemasaran (marketing mix) adalah kombinasi dari 4 variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan yaitu produk, harga, kegiafan promosi dan sistem distribus i. Ada banyak al...

Insentif : Definisi, Tujuan, Jenis, Proses Dan Syarat Pemdiberian Insentif

Pengertian Insentif : Menurut Heidjrahman Ranupandojo dan Suad Husnan (1984 : 1) : Insentif adalah pengupahan yang memmemberikankan imbalan yang berbeda sebab memang prestasi yang berbeda. Dua orang dengan jabatan yang sama sanggup mendapatkan insentif yang berbeda sebab bergantung pada prestasi. Insentif yakni suatu bentuk dorongan finansial kepada karyawan sebagai balas jasa perusahaan kepada karyawan atas prestasi karyawan tersebut. Insentif merupakan sejumlah uang yang di masukkan pada upah dasar yang di memberikankan perusahaan kepada karyawan. Menurut Nitisemito (1996:165), insentif adalah penghasilan aksesori yang akan dimemberikankan kepada para karyawan yang sanggup memmemberikankan prestasi sesuai dengan yang telah ditetapkan. Menurut Pangabean (2002 : 93, Insentif adalah kompensasi yang mengaitkan honor dengan produktivitas . Insentif merupakan penghargaan dalam bentuk uang yang dimemberikankan kepada mereka yang sanggup bekerja melampaui sesuai ketentuan yang telah d...

Siklus Hidup Produk (Product Life Cycle) : Tahapan Dan Seni Administrasi Siklus Hidup Produk (Product Life Cycle)

Siklus hidup produk adalah suatu konsep penting yang memdiberikan pemahaman perihal dinamika kompetitif suatu produk. Seperti halnya dengan manusia, suatu produk juga mempunyai siklus atau daur hidup. Siklus Hidup Produk (Product Life Cycle) ini yaitu suatu grafik yang menggambarkan riwayat produk semenjak diperkenalkan ke pasar hingga dengan ditarik dari pasar . Siklus Hidup Produk (Product Life Cycle) ini merupakan konsep yang penting dalam pemasaran alasannya memdiberikan pemahaman yang mendalam mengenai dinamika bersaing suatu produk . Konsep ini dipopulerkan oleh levitt (1978) yang kemudian penggunaannya dikembangkan dan diperluas oleh para pakar lainnya. Ada aneka macam pendapatan mengenai tahap – tahap yang ada dalam Siklus Hidup Produk (Product Life Cycle) suatu produk. Ada yang menggolongkannya menjadi introduction, growth, maturity, decline dan termination. Sementara itu ada pula yang menyatakan bahwa keseluruhan tahap – tahap Siklus Hidup Produk (Product Life Cycle) terdiri...

Strategi Penantang Pasar (Market Challenger) Untuk Meningkatkan Market Share

Strategi Penantang Pasar (market challenger) Adalah strategi yang biasanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang terletak pada posisi ke dua atau ke tiga, dimana perusahaan-perusahaan ini menyerang pemuka dan pesaing-pesaing lain dengan anjuran yang bergairah untuk memperoleh ludang kecepeh banyak market share. (Kotler, 2005, p.291). Strategi Penyerangan yang bisa dipakai oleh penantang pasar, yaitu : 1. Menetapkan Sasaran Strategis dan Lawan Langkah awal yang harus dilakukan oleh penantang pasar yakni tetapkan target strategis, jadi harus diarahkan pada target yang jelas, menentukan, dan bisa dicapai. Sasaran strategisnya yakni peningkatan bab pasar, dengan berharap bahwa hal itu akan menghasilkan profitabilitas yang ludang kecepeh tinggi. Pada dasarnya penyerang sanggup menentukan untuk menyerang salah satu dari tiga jenis perusahaan : a. Perusahaan menyerang pemimpin pasar. Strategi ini memberikansiko tinggi namun memmemberikankan imbalan yang tinggi dan masuk nalar jikalau pem...

Strategi Investasi ; Taktik Pasif Dan Taktik Aktif

Strategi investasi umumnya ada dua macam, yaitu taktik aktif (active strategy) dan taktik pasif (passive strategy). Seperti yang dijelaskan oleh Tandelilin (2001:199) ada dua taktik yang sanggup dilakukan investor dalam pembentukan portofolio, yaitu sebagai memberikankut. 1. Strategi pasif Merupakan tindakan investor yang cenderung pasif dalam memberikannvestasi dalam saham dan hanya mendasarkan pergerakan sahamnya pada pergerakan indeks pasar. Strategi pasif mendasarkan diri pada perkiraan bahwa (a) pasar modal tidak melaksanakan mispricing, dan (b) meskipun terjadi mispricing, para pemodal beropini bahwa mereka tidak bisa mengidentifikasikan dan memanfaatkannya. Tujuan dari taktik pasif ini ialah memperoleh return portofolio sebesar return indeks pasar dengan menekankan seminimal mungkin risiko dan biaya investasi yang harus dikeluarkan. Ada dua macam taktik pasif yaitu sebagai memberikankut. a. Strategi beli dan simpan maksudnya ialah investor melaksanakan pembelian seju...

Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah : Pengertian, Tujuan Dan Konsep Dasar

Pengertian Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah Menurut Edmond (dalam Suryosubroto, 2004:208) Manajemen Peningkatan mutu berbasis sekolah merupakan alternatif gres dalam pengelolaan pendidikan yang ludang keringh menekankan kepada kemandirian dan kreatifitas sekolah. Konsep ini diperkenalkan oleh teori effektif school yang ludang keringh memkonsentrasikan diri pada perbaikan proses pendidikan. Beberapa indikator yang menunjukkan huruf dari konsep administrasi ini antara lain sebagai diberikut : (i) lingkungan sekolah yang kondusif dan tertib, (ii) sekolah mempunyai misi dan target mutu yang ingin dicapai, (iii) sekolah mempunyai kepemimpinan yang kuat, (iv) adanya asa yang tinggi dari personel sekolah (kepala sekolah, guru, dan staf lainnya termasuk siswa) untuk berprestasi, (v) adanya pengembangan staf sekolah yang terus menerus sesuai tuntutan IPTEK, (vi) adanya pengaplikasian evaluasi yang terus-menerus terhadap aneka macam aspek aksejukik dan administrative, dan pemanfaata...

Koperasi : Definisi, Tujuan, Bentuk Dan Jenisnya

Pengertian Koperasi : Istilah koperasi berasal dari bahasa absurd co-operation. (Co = bersama, operation = usaha), koperasi berarti perjuangan bersama, contohnya Koperasi Unit Desa (KUD) artinya perjuangan bersama masyarakat di satu wilayah desa, Koperasi Karyawan artinya perjuangan bersama para karyawan. Menurut Undang-undang Nomor 12 tahun 1967 ihwal pokok-pokok perkoperasian,”Koperasi Indonesia adalah organisasi ekonomi rakyat berwatak sosial, beranggotakan orang-orang atau tubuh aturan koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai perjuangan bersama berdasar atas asas kekeluargaan”(pasal 3 UU No.12/1967). Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 Pasal 1 Ayat 1 ihwal perkoperasian menyatakan bahwa koperasi adalah “badan perjuangan yang beranggotakan orang seorang atau tubuh aturan koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi dan sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan”. Koperasi merupakan kumpulan orang dan buka...

Orientasi Kerja Karyawan : Definisi Dan Jenis Orientasi Kerja Karyawan

Setiap karyawan yang terkumpul dalam suatu organisasi mempunyai orientasi kerja masing-masing dan kemungkinan besar karyawan satu dengan lainnya mempunyai orientasi kerja yang berbeda pula, dan apabila orientasi yang dipersepsikannya ini sanggup tercapai maka karyawan akan mencicipi kepuasan kerja dan bekerja dengan paling bagus. Orientasi Kerja berdasarkan Ingham (1970): the concept formed the basis for the harmonious view of industrial relations in the small firm as orientation to work was said to cause individual self-selection to the small firm sector. Yang kurang ludang kecepeh mempunyai arti: perilaku dan tingkah laris karyawan, merupakan suatu konsep yang sanggup membuat harmoni dalam bekerja dan sehingga sanggup mengakibatkan peningkatan kinerja karyawan secara individu dalam sebuah perusahaan. Orientasi Kerja berdasarkan Goldthorpe (1968): orientation to work yakni arti sebuah pekerjaan terhadap seorang individu, berdasarkan berharapnya yang diwujudkan dalam pekerjaannya. ...

Experiential Marketing (2) : Kunci Pokok Dan Elemen Taktik Experiential Marketing

Experiential Marketing merupakan suatu metode pemasaran yang relatif baru, yang disampaikan ke dunia pemasaran lewat sebuah buku Experiential Marketing: How to Get Customers to Sense, Feel, Think, Act, and Relate to Your Company and Brands, oleh Bernd H. Schmitt. Schmitt (1999)menyatakan bahwa esensi dari konsep experiential marketing yaitu pemasaran dan administrasi yang didorong oleh pengalaman. [Baca : Experiential Marketing : Pengertian, Karakteristik dan Manfaat Experiential Marketing ] Dalam bukunya, Schmitt (1999) juga mengemukakan perihal pendekatan features and benefits (F & B) dalam pemasaran tradisional. Dalam pemasaran tradisional ini, pemasar menganggap konsumen berfikir melalui suatu proses pengambilan keputusan, yang mana masing-masing karakteristik dari suatu produk, baik barang atau jasa, akan memmemberikankan laba yang jelas, dan karakteristik ini dimemperbaiki oleh pembeli-pembeli potensial (baik pembeli yang telah mengenal produk tersebuat maupun yang belum). B...

Manajemen Konflik : Definisi, Ciri, Sumber, Imbas Dan Taktik Mengatasi Konflik

Definisi Konflik : Menurut Nardjana (1994) Konflik adalah jawaban situasi dimana impian atau kehendak yang berbeda atau berlawanan antara satu dengan yang lain, sehingga salah satu atau keduanya saling terganggu. Menurut Killman dan Thomas (1978), konflik merupakan kondisi terjadinya ketidakcocokan antar evaluasi atau tujuan-tujuan yang ingin dicapai, baik yang ada dalam diri individu maupun dalam hubungannya dengan orang lain. Kondisi yang telah dikemukakan tersebut sanggup mengganggu bahkan menghambat tercapainya emosi atau putus asa yang mensugesti efisiensi dan produktivitas kerja (Wijono,1993, p.4) Menurut Wood, Walace, Zeffane, Schermerhorn, Hunt, dan Osborn (1998:580) yang dimaksud dengan konflik (dalam ruang lingkup organisasi) adalah : Conflict is a situation which two or more people disagree over issues of organisational substance and/or experience some emotional antagonism with one another. yang kurang ludang keringh mempunyai arti bahwa konflik adalah suatu situasi dima...